Jun 26, 2007

Clear Password

How to clear an unknown BIOS password.

If you have mistakenly forgot or lost your BIOS password or you receive a password at boot that you do not know, you will need to clear the BIOS password by one of the below methods.

Precaution: When inside the computer please be sure of the potential of ESD.

  • Try using generic BIOS passwords. A complete listing of these passwords can be found on document CH000451.
  • There are utilities designed to help bypass BIOS passwords. An example of a great utility to decrypt / bypass BIOS passwords is the PC BIOS Security and Maintenance toolkit, which is available by clicking here.
  • On the computer motherboard locate the BIOS clear / password jumper or dipswitch and change its position. Once this jumper has been changed, turn on the computer and the password should be cleared. Once cleared, turn the computer off and return the jumper or dipswitch to its original position.

The location of the jumpers or dipswitches may vary; however, here are general locations where these jumpers / dipswitch may be located.

  1. On the edge of the motherboard - Most jumpers are located on the side of the motherboard for easy accessibility, verify by looking at all visible edges of the motherboard.
  2. By the CMOS battery - Some manufactures will place the jumper to clear the CMOS / BIOS password by the actual CMOS battery.
  3. By the processor - Some manufactures will place the jumpers by the processor of the computer. However, note that in some cases these jumpers will be to change the processor and not the password.
  4. Under the keyboard or bottom of laptop - If you are working on a laptop computer the location of the dipswitch (almost never a jumper) can be under the keyboard or on the bottom of the laptop in a compartment such as the memory compartment.
  5. Other visible location - While it is possible that the jumpers / dipswitches may not be in a visible location, most manufactures try to make things easier by placing the jumpers / dipswitches in another visible location.

Additionally, when looking for the jumper / dipswitch the label of that switch can be anything; however, in most cases will be labeled CLEAR - CLEAR CMOS - CLR - CLRPWD - PASSWD - PASSWORD - PWD.

  • On the computer motherboard locate and remove the CMOS battery for at least 10 minutes allowing the computer to lose its information. Note: this will not work on all computers.
  • If your manufacturer has a bypass password this can be entered and allow you access to the BIOS and/or computer. Because of the security risk of a bypass password, generally only older computers will have this option. In addition, it is likely that this information will only be able to be obtained from the computer, motherboard or BIOS manufacturer.
  • On the computer motherboard locate the CMOS solder beads and jump the solder beads to clear the password. The identification and location of these solder beads can vary and if not available in computer documentation is generally only obtainable through the computer manufacturer.

If one of the above solutions do not clear the password or you are unable to locate the jumpers or solder beads, it is recommended you contact the computer manufacturer or motherboard manufacturer for the steps on clearing the computer password.

cara membuat tar gz

Pernah lihat file dengan ekstensi .tar.gz, .tar.bz2, dan sebagainya? Itu adalah salah satu format berkas arsip terkompresi yang biasa dipakai di lingkungan GNU/Linux. Nah, bagaimana cara membuka isinya?

Cara paling simple adalah dengan men-double-click filenya! Kan GNU/Linux gak semuanya command line gtu loh :P

Kalau mau ribet sendikit, bisa buka command line dan baca terus tulisan saya ini..

***

Sedikit cerita dulu.. berbeda dengan format Zip yang bisa melakukan pengarsipan dan kompresi sekaligus, Tar, GZip, dan BZip2 hanya bisa melakukan salah satu dari kedua fungsi itu saja. Masalah pengarsipan (membungkus banyak file jadi 1 file) dilakukan dalam format Tar. Sedangkan GZip2 dan BZip2 merupakan format kompresi yang hanya bisa melakukan kompresi untuk 1 file saja. Oleh karena itu, andaikan ada banyak file yang ingin diarsipkan dan dikompresi (seperti memakai format Zip), maka format Tar dan GZip/BZip2 harus dipakai bersama.

Pertama, seluruh file diarsipkan dengan format Tar. Lalu setelah itu berkas arsip tersebut dikompresi dengan GZip atau BZip2.

Berikut ini adalah cara menggunakan program tar, gzip, dan bzip2 untuk membuat arsip terkompresi.

  • Membuat arsip dengan format Tar.

    tar cf hasil.tar file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    Opsi yang dipakai adalah c dan f. Opsi c berarti create yang artinya adalah membuat arsip. Sedangkan f artinya arsip yang dibuat itu dimasukkan ke dalam sebuah file. File yang dipakai adalah file yang disebutkan setelah opsi f itu, dalam contoh ini adalah hasil.tar.

    Kalau suka ngelihat proses yang terjadi, tambahkan opsi v (verbose). Opsi ini juga bisa membuat kamu terlihat lebih jago andaikan saat itu ada orang lain yg ngeliatin :P

    tar cvf hasil.tar file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    “Simple” kan!? inget loh, ini baru membuat arsipnya saja. File arsip tersebut belum dikompresi sama sekali.

  • Melakukan kompresi file dengan GZip.

    Sebuah file atau file arsip yg berisi banyak file bisa dikompresi dengan GZip. Berikut ini adalah perintahnya..

    gzip namafile.tar

    Yup, itu aja! Setelah perintah itu dijalankan, file namafile.tar akan hilang dan digantikan dengan namafile.tar.gz.

    Andai namafile.tar diganti menjadi sebuahfile, maka file yang akan terbentuk adalah sebuahfile.gz.

  • Melakukan kompresi file dengan BZip2.

    Coba baca cara mengkompresi file dengan GZip. Seluruh perintah gzip diganti menjadi bzip2. Lalu file baru yang dihasilkan tidak memiliki ekstensi .gz melainkan .bz2.

  • Melakukan pengarsipan dan pengkompresian sekaligus.

    Aplikasi tar bisa bekerja sama dengan gzip dan bzip2. Jadi hanya dengan satu perintah, banyak file dapat kita satukan dan kompresi ke dalam satu file. Perintahnya seperti ini.

    tar czf hasil.tar.gz file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    Lihat ada opsi z yang ditambahkan. Opsi z adalah opsi untuk melakukan kompresi dengan GZip. Andaikan ingin menggunakan format BZip2, ubah opsi z dengan j. Misalnya sebagai berikut.

    tar cjvf hasil.tar.bz2 file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    Sekali lagi, opsi v bisa ditambahkan atau tidak tergantung kita sendiri.

Itu saja kah? Yap itu aja kalau mau melakukan pengarsipan dan kompresi.

Beralih ke topik lainnya, bagaimana cara meng-extract file .tar.gz atau .tar.bz2? Bagiamana cara melihat isi file2 tersebut?

  • Cara meng-extract file arsip+kompresi.

    Ubah opsi c menjadi x. Misalnya..

    tar xzf namafile.tar.gz
  • Cara melihat isinya

    Ubah opsi c menjadi t. Misalnya..

    tar tjf namafile.tar.bz2

Apa lagi ya?

***

Yap.. ini adalah tutorial-berdasar-request lainnya :D

cara membuat file tar.gz

Pernah lihat file dengan ekstensi .tar.gz, .tar.bz2, dan sebagainya? Itu adalah salah satu format berkas arsip terkompresi yang biasa dipakai di lingkungan GNU/Linux. Nah, bagaimana cara membuka isinya?

Cara paling simple adalah dengan men-double-click filenya! Kan GNU/Linux gak semuanya command line gtu loh :P

Kalau mau ribet sendikit, bisa buka command line dan baca terus tulisan saya ini..

***

Sedikit cerita dulu.. berbeda dengan format Zip yang bisa melakukan pengarsipan dan kompresi sekaligus, Tar, GZip, dan BZip2 hanya bisa melakukan salah satu dari kedua fungsi itu saja. Masalah pengarsipan (membungkus banyak file jadi 1 file) dilakukan dalam format Tar. Sedangkan GZip2 dan BZip2 merupakan format kompresi yang hanya bisa melakukan kompresi untuk 1 file saja. Oleh karena itu, andaikan ada banyak file yang ingin diarsipkan dan dikompresi (seperti memakai format Zip), maka format Tar dan GZip/BZip2 harus dipakai bersama.

Pertama, seluruh file diarsipkan dengan format Tar. Lalu setelah itu berkas arsip tersebut dikompresi dengan GZip atau BZip2.

Berikut ini adalah cara menggunakan program tar, gzip, dan bzip2 untuk membuat arsip terkompresi.

  • Membuat arsip dengan format Tar.

    tar cf hasil.tar file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    Opsi yang dipakai adalah c dan f. Opsi c berarti create yang artinya adalah membuat arsip. Sedangkan f artinya arsip yang dibuat itu dimasukkan ke dalam sebuah file. File yang dipakai adalah file yang disebutkan setelah opsi f itu, dalam contoh ini adalah hasil.tar.

    Kalau suka ngelihat proses yang terjadi, tambahkan opsi v (verbose). Opsi ini juga bisa membuat kamu terlihat lebih jago andaikan saat itu ada orang lain yg ngeliatin :P

    tar cvf hasil.tar file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    “Simple” kan!? inget loh, ini baru membuat arsipnya saja. File arsip tersebut belum dikompresi sama sekali.

  • Melakukan kompresi file dengan GZip.

    Sebuah file atau file arsip yg berisi banyak file bisa dikompresi dengan GZip. Berikut ini adalah perintahnya..

    gzip namafile.tar

    Yup, itu aja! Setelah perintah itu dijalankan, file namafile.tar akan hilang dan digantikan dengan namafile.tar.gz.

    Andai namafile.tar diganti menjadi sebuahfile, maka file yang akan terbentuk adalah sebuahfile.gz.

  • Melakukan kompresi file dengan BZip2.

    Coba baca cara mengkompresi file dengan GZip. Seluruh perintah gzip diganti menjadi bzip2. Lalu file baru yang dihasilkan tidak memiliki ekstensi .gz melainkan .bz2.

  • Melakukan pengarsipan dan pengkompresian sekaligus.

    Aplikasi tar bisa bekerja sama dengan gzip dan bzip2. Jadi hanya dengan satu perintah, banyak file dapat kita satukan dan kompresi ke dalam satu file. Perintahnya seperti ini.

    tar czf hasil.tar.gz file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    Lihat ada opsi z yang ditambahkan. Opsi z adalah opsi untuk melakukan kompresi dengan GZip. Andaikan ingin menggunakan format BZip2, ubah opsi z dengan j. Misalnya sebagai berikut.

    tar cjvf hasil.tar.bz2 file1 file2 dir1 dir2 dan seterusnya

    Sekali lagi, opsi v bisa ditambahkan atau tidak tergantung kita sendiri.

Itu saja kah? Yap itu aja kalau mau melakukan pengarsipan dan kompresi.

Beralih ke topik lainnya, bagaimana cara meng-extract file .tar.gz atau .tar.bz2? Bagiamana cara melihat isi file2 tersebut?

  • Cara meng-extract file arsip+kompresi.

    Ubah opsi c menjadi x. Misalnya..

    tar xzf namafile.tar.gz
  • Cara melihat isinya

    Ubah opsi c menjadi t. Misalnya..

    tar tjf namafile.tar.bz2

Apa lagi ya?

***

Yap.. ini adalah tutorial-berdasar-request lainnya :D